Tiga semester telah saya habiskan di kota tetangga, Surabaya. Sudah beradaptasi bagaimana caranya bertahan hidup di ITS (lebayyy). Buat adek-adek yang mau masuk sini, saya ada beberapa informasi yang dibutuhkan oleh kalian-kalian. Apa itu? 1. Kos-kosan Yang namanya perantauan pasti butuh namanya tempat tinggal. Gak mungkin selama minimal 7 semester nginep di mesjid atau rumah temen atau bahkan kosan temen. Ada beberapa spot tempat kos-kosan di sekitar ITS Perumahan Dosen ITS Ini tempat saya ngekos sekarang. Kos di perumahan dosen itu enak, rindang, banyak pohon. Kalau mau ke kampus juga deket, Berangkat 5 menit sebelum kelas juga bisa. Tapi kekurangannya harganya rada-rada mahal. Tergantung juga sih, pinter-pinternya cari kos-kosan. Kalo ngekos di perumdos juga sulit cari makan, jarang ada warung, kalau mau makan ya ke Keputih atau Gebang. Pengecualian buat di Blok U. Disana ada banayk warung, ada toko kelontong (punya teman saya), ada tambal ban, dll. Kalau mau cari di p...
bagi cerita, bagi pengalaman, bagi ilmu