Biasanya kalo nyebut makanan Malaysia, biasa diidentikkan dengan nasi lemak. Padahal ada banyak makanan yang bisa dicoba selain itu.
Tahun lalu, saya berkesempatan mengunjungi Kuala Lumpur untuk urusan pekerjaan. Dari diskusi dengan pak bos dan mengunjungi klien-klien karena proyek baru. Pertama kali ke Malaysia dengan waktu yang panjang (sekitar dua minggu), saya berkesempatan mencoba berbagai macam makanan di sini. Apalagi pak bos dan bu manajer yang bersemangat memperkenalkan makanan enak plus selalu dibayarin. Nikmat tuhan mana yang kau dustakan.
Malaysia adalah negara multi-etnis dimana tiga etnis terbesarnya adalah etnis melayu, etnis china, dan etnis India. Otomatis makanannya pun juga beragam. Makanan-makanan yang saya sebutkan di bawah sudah mencakup makanan khas ketiga etnis tersebut.
1. Roti Canai
Roti Canai adalah roti khas india yang biasanya disajikan dengan berbagai macam kuah kare. Ditambah dengan teh tarik, dua kombo tersebut adalah makanan yang tepat untuk sarapan sebelum memulai aktifitas. Roti Canai + teh tarik termasuk sarapan murah, sepaket ini mungkin menghabiskan RM 4-5. Roti Canai biasa ditemukan di Mamak. Mamak adalah warung makanan yang dikelola oleh muslim keturunan India. Selain roti Canai, kalian bisa menemukan khas india lainnya seperti roti naan, ayam tandoori, nasi kandar, maggie mie, dan lain-lain.
Selain roti Canai, ada beberapa makanan yang biasanya disediakan di Malaysia. Jika anda ingin sarapan dengan Melayu-style, tentu nasi lemak adalah pilihan yang tepat. Apabila ingin sarapan dengan Chineese-style, anda bisa memakan congee(bubur) dan youtiao(cakwe).
![]() |
Roti Canai |
2. Mie Laksa Penang
Kata Bu Manajer, Penang adalah daerah kuliner Malaysia. Jadi kalau kalian ingin berwisata kuliner di Malaysia, pergi ke Penang adalah pilihan yang tepat. Mungkin kalau ada kesempatan, saya juga ingin kuliner ke sana. Mie laksa dari penang ini memiliki aroma rempah-rempah yang kuat dan pedas. Topping yang diberikan pun bermacam-macam seperti telur, udang yang besar, cambah, dan lain-lain. Satu hal yang perlu diperhatikan kalau memesan makanan di Malaysia sini, tidak cuma mie laksa ini, adalah porsinya yang lebih besar dibanding porsi normal Indonesia. Jadi kadang-kadang saya skip sarapan karena khawatir makan siang gak habis ataupun skip makan malam. Kalau dari pagi sampai malam sama bos-bos ya terpaksa makan tiga kali dengan perut membuncit.
![]() |
Mie Laksa Penang |
Pertama kali lihat makanan ini saya terheran-heran. Makanan, terutama nasi, warnanya biru. Uwaw. Warna biru ini berasal dari sari bunga. Ditambah lauk, sayur, plus sambal. Rasanya gurih-gurih enak. Saat postingan ini ditulis, saya sudah lupa rasanya. Lain kali perlu dicoba lagi makanan ini. Saya menyarankan makanan ini karena penampakannya yang tidak biasa di Indonesia.
![]() |
Nasi Kerabu |
Untuk chineese food, makanan ini bisa dicoba untuk pilihan makanan halal. Restorannya bernama Mama Kim Sauna Mee. Mampir ke sini saat darurat karena saat itu klien ngajak makan, tapi ada babinya. jeng jeg. Bosku langsung nyari restoran yang bisa aku makan di sana. Restoran ini vegetarian chineese food. Mie rebus yang disajikan di hotplate. Isi bermacam-macam, enak, dan porsi gede. Patut dicoba lah.
![]() |
Sauna Mee |
4. Durian Musangking
Kalo kata pak bos, durian malaysia itu durian terenak di dunia, kalau durian montong itu durian mahal. Hari terakhir sebelum balik ke Indonesia, saya dibelikan satu duren ini dan makan langsung di tempat. Jadi warung duren biasanya ada di pinggir jalan. Mirip-mirip lah sama di Indonesia. Warung tersebut biasanya dipasangi terop dengan rak duren berjejer-jejer dengan berbagai jenis. Untuk menikmati duren on the spot, mereka menyediakan meja, kursi, sarung tangan plastik, dan air minum gratis. Berbagi dengan bu manajer, saya menghabiskan separo duren. Pertama kalinya saya makan duren sebanyak itu. Gimana rasanya? rasanya manis-manis pahit gitu. Pecinta durian perlu nyoba ke warung pinggir jalan ini.
![]() |
Durian Musangking |
Komentar
Posting Komentar