Langsung ke konten utama

Postingan

Resep Gampang Tuna Kimchi Jjigae

Tuna Kimchi Jjigae adalah salah satu dari sedikit makanan yang bisa saya masak. Waktu di Busan dulu, ini adalah makanan favorit saya di gosiwon. Kenapa? Karena di gosiwon, udah disediakan kimchi, nasi, dan bumbu dasar gratis. Otomatis saya cukup beli beberapa bahan aja di mart untuk melengkapi bahan-bahan yang diperlukan. Masaknya juga guampang bagi yang amatiran seperti saya. Dan rasanya udah dijamin ahjumma asli korea. Udah murah, gampang, enak lagi. Hahaha Penampakan Tuna Kimchi Jjigae Jadi ini bahan dan stepnya Bahan: 215 Gram Kimchi (Biasanya pake ommasson mat kimchi yang kecil, satu bungkus saya pake semua). Potong sekitar 2 cm 1 kaleng Tuna 1 tahu sutra. Potong kotak 600 ml air gochugaru atau korean hot pepper flakes secukupnya (Kalau gak punya bisa ganti bubuk cabe biasa atau boncabe) butter/mentega secukupnya garam secukupnya daun bawang secukupnya (untuk garnish) Langkah-langkah memasak Lelehkan butter di panci sampai meleleh Tumis tuna ke dalam panc...

Journaling - Ten Minutes to Reflect Your Day

"Manusia yang berkembang adalah manusia yang membuat dirinya hari ini harus lebih baik dari kemarin dan besok harus lebih baik dari hari ini"   Sering kan kita berpikir ngalor ngidul, terutama pas lagi nganggur atau bengong. "Hari ini seru banget, gara-gara ...","Andaikan di masa depan, aku bisa ...", "Aku kok ... ya hari ini", dan sebagainya. Apa yang terjadi setelah itu? Ya, hilang atau terlupakan karena disibukkan oleh aktivitas-aktivitas harian kita. Padahal pikiran-pikiran bisa jadi sumber ide ketika kita merasa suntuk atau nganggur. Jadi apa yang sebaiknya kita lakukan? membuat JURNAL atau catatan harian. Untuk saya, membuat jurnal awalnya tidak penting gara-gara merasa hari ini biasa-biasa saja. Tidak ada yang harus dicatat dan diabadikan. Tapi semua itu berubah ketika negara api menyerang, eh maksudnya ketika saya menemukan sebuah postingan dari pinterest( https://www.christiezimmer.com/printables/ ). Cukup sempatkan waktu paling t...

My Velvet K-Pop Playlist

Ceritanya hari ini ada 32th Golden Globe Award di Korea sana dan IU dapet Digital Daesang Award, dan berlanjut dengerin lagunya yang Through The Night. Adem hati ini. Untuk itu saya ingin mengeshare lagu KPOP favorit yang menenangkan hati atau bikin galau(?). Postingan singkat saja gak pake alasan. Keterangannya menunggu mood datang saja. Yang pengen keseluruhan lagu macam ini, bisa follow playlist spotify saya. IU - Through  The Night Lee Hi - Breathe Heize - You, Clouds, Rain BTOB - Missing You Zion T. - Yanghwa Bridge Taeyeon - 11:11 Red Velvet - Take It Slow Kyuhyun - A Million Pieces Wendy - Because I Love You IU - Autumn Morning BTS - Spring Day Jonghyun, Taeyeon - Lonely Roy Kim - Bom Bom Bom Epik High (Ft. Lee Hi) - Can You Hear My Heart Busker Busker - Cherry Blossom Ending Jeong Eunji - Hopefully Sky BONUS: Titanic - My Heart Will Go On (By...

Jepang, Finally... (Hari ke-2)

Lanjutan postingan yang sudah luamaaaaaa, yaitu solo traveling saya ke Jepang, tepatnya Kyoto(ft. Osaka) setahun yang lalu. Pengen ditulis aja, mumpung masih inget pengalaman-pengalamannya sebelum lupa. Arashiyama Destinasi pertama yang saya kunjungi ada Arashiyama yang terkenal dengan hutan bambunya. Kalau anda sering membaca manga atau menonton anime tema sekolah, biasanya tempat ini dijadikan salah satu destinasi wisata sekolah, contohnya Oregairu. *salah satu scene di Oregairu, backgroundnya bagus kan?* Saya berangkat menggunakan bus kota, menggunakan fasilitas tiket terusan seharian seharga 500 Yen. Tiket ini saya beli di vending machine depan Stasiun Kyoto. Perjalanan penggunaan bus adalah transportasi terhemat untuk jalan-jalan di Kyoto, menurut saya. Namun ada satu yang menantang dalam mengendarai ini, yaitu rute perjalanannya, mbulet. Jadi sebelum nyampek di Kyoto, usahakan sudah memahami peta dan sistem kerjanya. Untuk panduannya, bisa didownload di sini . ...

Babak Berikutnya Pun Telah Dimulai

Lima bulan sejak saya kembali ke Indonesia dari Busan, kini saya kembali merantau di Surabaya, untuk bekerja. Sudah sekitar satu bulan saya bekerja sebagai Database Administrator di PT. Collaborative Excellence. Memulai karir pekerjaan saya sesuai yang saya rencanakan, yaitu tidak di jakarta, berhubungan dengan otak-atik data, dan bukan dosen. Berdasarkan kriteria tersebut, sudah terlihat saya orangnya itu selektif. Sebenarnya dari dulu sih. Saya ngotot pengen masuk SMA 1 Malang gara-gara tim basketnya yang bagus. Saat itu tim ceweknya dengan skuad mbak ruby dkk bisa meraih runner up di DBL. Kemudian pemilihan jurusan kuliah juga pokoknya informatika, untung saya lebih fleksibel untuk kampusnya, tidak harus UGM.   Kembali ke kriteria-kriteria untuk pekerjaan saya, ada tiga poin. Pertama tidak di Jakarta, gara-gara kondisi Jakarta yang macet dan sumpek, tidak baik untuk kesehatan fisik dan mental. Alasan lainnya juga cari kerjaan yang deket rumah saja, biar serin...

Jepang, Finally...

Tiga tahun yang lalu, demi memenuhi kelengkapan data, untuk pertama kalinya saya mbolang sendirian ke luar kota. Kota tersebut adalah blitar. Tujuan saya adalah mengumpulkan data dan foto-foto di museum bung karno untuk PKM tim saya yaitu APIUS. Dari situ saya mulai merencanakan rute perjalanan, transportasi yang digunakan, dan lain-lain. Namanya juga pertama kali, saya pasti was-was. Sempat nyasar juga dan harus bertanya sana-sini saat berencana untuk pulang. Mbolang berikutnya adalah di Chengdu, China. Kalo dulu ke luar kota sendiri, ini ke luar negeri sendiri, kota yang baru saja didengar, dan tanpa kenalan di sana. Cerita lengkap bisa dilihat di sini dan sini. Dari situ saya belajar mengatur perjalanan, dari transportasi, penginapan, tempat tujuan, dan biaya yang dikeluarkan. Tepat di hari kemerdekaan tahun ini, alhamdulillah saya mbolang lagi, dan lagi-lagi sendirian, ke negara impian sejak kecil, yaitu Jepang. Tepatnya saya mbolang ke Kyoto dan Osaka. Banyak cerita yang ...

Mengapa Baidu dan Naver Lebih Populer Dibanding Google di Negara Mereka?

Semua orang tahu, mesin pencari nomer 1 di dunia adalah Google. Pertama kali didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin. Mereka memiliki proyek riset untuk program Ph.D mereka di Universitas Stanford. Ide pertama dua founders ini adalah bagaimana menentukan peringkat suatu situs di antara berjuta-juta halaman web yang ada di dunia maya. Teknologi tesebut sekarang terkenal dengan nama PageRank. Berawal dari satu ide tersebut, Google berkembang, berkembang, dan berkembang terus hingga mencapai ranah otomotif dengan Google Self Driving Car . Namun, sayap mereka ternyata tidak berkembang lebar di China dan Korea Selatan. Apa yang menyebabkan Google gagal menguasai China dan Korea Selatan? Alasannya karena dua negara tersebut memiliki mesin pencari yang lebih mereka andalkan daripada Google, yaitu Baidu di China dan Naver di Korea Selatan. Saya tidak akan membahas perbedaannya secara teknis, tetapi lebih ke pendapat dan pengalaman pribadi setelah saya menggunakan kedua mesin pencari terseb...