Langsung ke konten utama

Postingan

Mengatasi Dokumen Rusak akibat Cross-Reference yang Kelebihan Kalimat

Apa yang perlu dilakukan ketika dokumen anda rusak di saat-saat akhir deadline? Dari 600 halaman, tiba-tiba menjadi 1000 halaman ketika akan diprint atau dikonvesi ke PDF. Bulan-bulan ini task kerja saya berkutat dengan dokumen-dokumen sebagai laporan akhir proyek yang hampir selesai. Menggunakan word processing segala umat, Microsoft Word, saya dan teman-teman selesai membuat draft untuk direview oleh klien. Saat selesai dikonversi ke PDF, tiba-tiba file dokumentasi tersebut berubah halamannya secara drastis, dari 600-an halaman, menjadi 1000-an. halaman. PDF hasil konversi juga menjadi 1000-an halaman. Dagdigdug Dagdigdug. Untungnya kami memiliki file backup sebelum file tersebut dikonversi ke PDF, file yang masih memiliki 600-an halaman. Sayapun ngecek anomali tersebut. Ternyata sumber masalah tersebut adalah kata-kata yang menjadi cross-reference yang asalnya hanya satu dua kata, tiba-tiba menjadi satu subchapter penuh. Sebagai contoh, kita memiliki Heading A dan Heading B seca...

Gelombang Korea yang Membuat Kita Basah Kuyub, Bukan Basah Keceh-keceh

Bagaikan gelombang laut ketika kita surfing di pantai yang membuat badan jadi basah kuyub seluruh tubuh, budaya pop Korea Selatan semakin gencar masuk ke dalam tatanan hidup rakyat Indonesia saat ini. Bukan basah keceh-keceh seperti kita main air di pantai. Ditandai dengan trending twitter indonesia yang tidak pernah luput dari hashtag-hashtag berbau K-pop ataupun K-drama, ditayangkannya drama-drama hits di televisi lokal, dan lapak resmi produk kecantikan korea di mal-mal ataupun e-commerce Indonesia. Elemen-elemen yang saya sebutkan itu dikenal dengan nama Hallyu  atau gelombang korea, yaitu ekspansi global untuk kebudayaan populer korea. Penyebutannya terkenal diawali dengan huruf K, misalnya K-drama,K-pop,K-food, K-beauty. Apa yang membuat Hallyu bisa semeledak sekarang? Mungkin malah bisa saya katakan, menggeser popularitas budaya populer barat menuju ke budaya populer timur. Studi Kasus Bagaimana Hallyu bisa masuk ke diri seseorang bisa dilihat dari kisah berikut. ...

Resep Gampang Tuna Kimchi Jjigae

Tuna Kimchi Jjigae adalah salah satu dari sedikit makanan yang bisa saya masak. Waktu di Busan dulu, ini adalah makanan favorit saya di gosiwon. Kenapa? Karena di gosiwon, udah disediakan kimchi, nasi, dan bumbu dasar gratis. Otomatis saya cukup beli beberapa bahan aja di mart untuk melengkapi bahan-bahan yang diperlukan. Masaknya juga guampang bagi yang amatiran seperti saya. Dan rasanya udah dijamin ahjumma asli korea. Udah murah, gampang, enak lagi. Hahaha Penampakan Tuna Kimchi Jjigae Jadi ini bahan dan stepnya Bahan: 215 Gram Kimchi (Biasanya pake ommasson mat kimchi yang kecil, satu bungkus saya pake semua). Potong sekitar 2 cm 1 kaleng Tuna 1 tahu sutra. Potong kotak 600 ml air gochugaru atau korean hot pepper flakes secukupnya (Kalau gak punya bisa ganti bubuk cabe biasa atau boncabe) butter/mentega secukupnya garam secukupnya daun bawang secukupnya (untuk garnish) Langkah-langkah memasak Lelehkan butter di panci sampai meleleh Tumis tuna ke dalam panc...

Journaling - Ten Minutes to Reflect Your Day

"Manusia yang berkembang adalah manusia yang membuat dirinya hari ini harus lebih baik dari kemarin dan besok harus lebih baik dari hari ini"   Sering kan kita berpikir ngalor ngidul, terutama pas lagi nganggur atau bengong. "Hari ini seru banget, gara-gara ...","Andaikan di masa depan, aku bisa ...", "Aku kok ... ya hari ini", dan sebagainya. Apa yang terjadi setelah itu? Ya, hilang atau terlupakan karena disibukkan oleh aktivitas-aktivitas harian kita. Padahal pikiran-pikiran bisa jadi sumber ide ketika kita merasa suntuk atau nganggur. Jadi apa yang sebaiknya kita lakukan? membuat JURNAL atau catatan harian. Untuk saya, membuat jurnal awalnya tidak penting gara-gara merasa hari ini biasa-biasa saja. Tidak ada yang harus dicatat dan diabadikan. Tapi semua itu berubah ketika negara api menyerang, eh maksudnya ketika saya menemukan sebuah postingan dari pinterest( https://www.christiezimmer.com/printables/ ). Cukup sempatkan waktu paling t...

My Velvet K-Pop Playlist

Ceritanya hari ini ada 32th Golden Globe Award di Korea sana dan IU dapet Digital Daesang Award, dan berlanjut dengerin lagunya yang Through The Night. Adem hati ini. Untuk itu saya ingin mengeshare lagu KPOP favorit yang menenangkan hati atau bikin galau(?). Postingan singkat saja gak pake alasan. Keterangannya menunggu mood datang saja. Yang pengen keseluruhan lagu macam ini, bisa follow playlist spotify saya. IU - Through  The Night Lee Hi - Breathe Heize - You, Clouds, Rain BTOB - Missing You Zion T. - Yanghwa Bridge Taeyeon - 11:11 Red Velvet - Take It Slow Kyuhyun - A Million Pieces Wendy - Because I Love You IU - Autumn Morning BTS - Spring Day Jonghyun, Taeyeon - Lonely Roy Kim - Bom Bom Bom Epik High (Ft. Lee Hi) - Can You Hear My Heart Busker Busker - Cherry Blossom Ending Jeong Eunji - Hopefully Sky BONUS: Titanic - My Heart Will Go On (By...

Jepang, Finally... (Hari ke-2)

Lanjutan postingan yang sudah luamaaaaaa, yaitu solo traveling saya ke Jepang, tepatnya Kyoto(ft. Osaka) setahun yang lalu. Pengen ditulis aja, mumpung masih inget pengalaman-pengalamannya sebelum lupa. Arashiyama Destinasi pertama yang saya kunjungi ada Arashiyama yang terkenal dengan hutan bambunya. Kalau anda sering membaca manga atau menonton anime tema sekolah, biasanya tempat ini dijadikan salah satu destinasi wisata sekolah, contohnya Oregairu. *salah satu scene di Oregairu, backgroundnya bagus kan?* Saya berangkat menggunakan bus kota, menggunakan fasilitas tiket terusan seharian seharga 500 Yen. Tiket ini saya beli di vending machine depan Stasiun Kyoto. Perjalanan penggunaan bus adalah transportasi terhemat untuk jalan-jalan di Kyoto, menurut saya. Namun ada satu yang menantang dalam mengendarai ini, yaitu rute perjalanannya, mbulet. Jadi sebelum nyampek di Kyoto, usahakan sudah memahami peta dan sistem kerjanya. Untuk panduannya, bisa didownload di sini . ...

Babak Berikutnya Pun Telah Dimulai

Lima bulan sejak saya kembali ke Indonesia dari Busan, kini saya kembali merantau di Surabaya, untuk bekerja. Sudah sekitar satu bulan saya bekerja sebagai Database Administrator di PT. Collaborative Excellence. Memulai karir pekerjaan saya sesuai yang saya rencanakan, yaitu tidak di jakarta, berhubungan dengan otak-atik data, dan bukan dosen. Berdasarkan kriteria tersebut, sudah terlihat saya orangnya itu selektif. Sebenarnya dari dulu sih. Saya ngotot pengen masuk SMA 1 Malang gara-gara tim basketnya yang bagus. Saat itu tim ceweknya dengan skuad mbak ruby dkk bisa meraih runner up di DBL. Kemudian pemilihan jurusan kuliah juga pokoknya informatika, untung saya lebih fleksibel untuk kampusnya, tidak harus UGM.   Kembali ke kriteria-kriteria untuk pekerjaan saya, ada tiga poin. Pertama tidak di Jakarta, gara-gara kondisi Jakarta yang macet dan sumpek, tidak baik untuk kesehatan fisik dan mental. Alasan lainnya juga cari kerjaan yang deket rumah saja, biar serin...