Langsung ke konten utama

Postingan

Yang Perlu Diketahui Ketika Memasak K-Food (Part 2: Makanan)

Melanjutkan artikel dari part 1 mengenai bahan bumbu khas korea. Di artikel ini saya ingin berbagi cara memasak makanan korea yang sederhana yang bisa kalian buat dengan bahan-bahan yang sudah saya sebutkan. Dari yang direbus, digoreng, atau bahkan masak tanpa kompor juga ada. Berikut link video resep dan tutorial yang biasa saya gunakan. Teokpokki Teokpokki adalah jajanan korea yang sering di temui di pinggir jalan. Salah satu makanan bunsik yang populer karena kenyal-kenyal kayak cilok dan saosnya yang pedas.  Untuk menambah variasi, biasanya ditambahkan bakso ikan, telur, dan kubis. Kalo ingin yang mengenyangkan, bisa ditambahkan mie instant, yang nantinya namanya berganti menjadi rappoki atau ramyun-tteokpokki. Tteokpokki cocok dimakan bersama-sama. Chamchi Kimchi Jjigae Chamchi Kimchi Jjigae atau Kimchi stew adalah salah satu makan berkuah yang kaya dengan rasa rebusan kimchi ditambah dengan tuna yang memperkaya rasa. Bahan-bahan utamanya ada kimchi, tuna kaleng, daun baw...

Yang Perlu Diketahui Ketika Masak Makanan Korea (Bagian 1: Bahan dan Bumbu)

Sebagai penikmat budaya Korea, makanan adalah salah satu cabang yang populer. Makanan korea biasanya diperkenalkan melalui K-Drama atau K-Variety (lebih lengkap baca postingan saya sebelumnya klik ). Sebut saja bibimbap (pecel ala korea), tteokbokki (seblak ala korea), ramyun (mie ala korea), tidak lupa kimchi. Kalo orang-orang Indonesia nyoba, pasti kesan pertama aneh. Tapi lama-lama bakal suka. Tapi ya tetep tergantung selera sih. Mengapa perlu masak sendiri? Sayangnya beberapa makanan tidak bisa saya konsumsi karena bahannya ataupun bumbunya yang rawan kehalalannya. Sebut saja mirin, kimchi, dan gochujang. Bahan-bahan tersebut rawan untuk dikonsumsi karena ada kemungkinan mengandung alkohol hasil fermentasi. Apalagi di Indonesia yang masih banyak makanan halal terjamin, keraguan-raguan dalam bahan-bahan tersebut membuat kita enggan untuk mencicipinya. Namun jangan khawatir, berkat kepopuleran Korea di Indonesia, banyak perusahaan-perusahaan yang mengambil kesempatan itu dan membu...

Dari Komik hingga Pengembangan Diri, Inilah Bacaaan Saya Dari Waktu ke Waktu

Kalau ditanya orang apakah hobi saya, biasanya saya jawab olahraga, nonton drama, dan membaca buku. Yang tetap konsisten dari kecil sampai sekarang adalah membaca. Olahraga sebenarnya oke-oke saja kalau diajak tapi motivasi diri semakin menurut sejak menginjak bangku kuliah. Sedangkan nonton drama baru diseriusi saat bangku kuliah dimana akses internet melimpah.  Setelah saya merenung sambil goler-goler di kasur serta dipicu dengan selesai mendengarkan podcast Raditya Dika tentang komik, saya ingin menelusuri bacaan apa saja yang saya konsumsi yang turut serta membentuk pribadi saya. Dimulai dari jaman TK sampai saat ini.  Masa Kecil Ingatan pertama saya tentang buku adalah komik Dragon Ball yang komiknya masih saya simpan sampai sekarang. Seingat saya, saya rewel pengen dibelikan komik padahal saat itu saya belum bisa baca. Akhirnya setelah dibelikan ya minta tolong dibacakan sambil memperhatikan gambarnya yang bagus. Kejadian ini terjadi saat saya masih TK. Dragon Ball menga...

Makanan Malaysia yang Perlu Dicoba Selain Nasi Lemak

Biasanya kalo nyebut makanan Malaysia, biasa diidentikkan dengan nasi lemak. Padahal ada banyak makanan yang bisa dicoba selain itu. Tahun lalu, saya berkesempatan mengunjungi Kuala Lumpur untuk urusan pekerjaan. Dari diskusi dengan pak bos dan mengunjungi klien-klien karena proyek baru. Pertama kali ke Malaysia dengan waktu yang panjang (sekitar dua minggu), saya berkesempatan mencoba berbagai macam makanan di sini. Apalagi pak bos dan bu manajer yang bersemangat memperkenalkan makanan enak plus selalu dibayarin. Nikmat tuhan mana yang kau dustakan. Malaysia adalah negara multi-etnis dimana tiga etnis terbesarnya adalah etnis melayu, etnis china, dan etnis India. Otomatis makanannya pun juga beragam. Makanan-makanan yang saya sebutkan di bawah sudah mencakup makanan khas ketiga etnis tersebut. 1. Roti Canai Roti Canai adalah roti khas india yang biasanya disajikan dengan berbagai macam kuah kare. Ditambah dengan teh tarik, dua kombo tersebut adalah makanan yang tepat un...

Mengatasi Dokumen Rusak akibat Cross-Reference yang Kelebihan Kalimat

Apa yang perlu dilakukan ketika dokumen anda rusak di saat-saat akhir deadline? Dari 600 halaman, tiba-tiba menjadi 1000 halaman ketika akan diprint atau dikonvesi ke PDF. Bulan-bulan ini task kerja saya berkutat dengan dokumen-dokumen sebagai laporan akhir proyek yang hampir selesai. Menggunakan word processing segala umat, Microsoft Word, saya dan teman-teman selesai membuat draft untuk direview oleh klien. Saat selesai dikonversi ke PDF, tiba-tiba file dokumentasi tersebut berubah halamannya secara drastis, dari 600-an halaman, menjadi 1000-an. halaman. PDF hasil konversi juga menjadi 1000-an halaman. Dagdigdug Dagdigdug. Untungnya kami memiliki file backup sebelum file tersebut dikonversi ke PDF, file yang masih memiliki 600-an halaman. Sayapun ngecek anomali tersebut. Ternyata sumber masalah tersebut adalah kata-kata yang menjadi cross-reference yang asalnya hanya satu dua kata, tiba-tiba menjadi satu subchapter penuh. Sebagai contoh, kita memiliki Heading A dan Heading B seca...

Gelombang Korea yang Membuat Kita Basah Kuyub, Bukan Basah Keceh-keceh

Bagaikan gelombang laut ketika kita surfing di pantai yang membuat badan jadi basah kuyub seluruh tubuh, budaya pop Korea Selatan semakin gencar masuk ke dalam tatanan hidup rakyat Indonesia saat ini. Bukan basah keceh-keceh seperti kita main air di pantai. Ditandai dengan trending twitter indonesia yang tidak pernah luput dari hashtag-hashtag berbau K-pop ataupun K-drama, ditayangkannya drama-drama hits di televisi lokal, dan lapak resmi produk kecantikan korea di mal-mal ataupun e-commerce Indonesia. Elemen-elemen yang saya sebutkan itu dikenal dengan nama Hallyu  atau gelombang korea, yaitu ekspansi global untuk kebudayaan populer korea. Penyebutannya terkenal diawali dengan huruf K, misalnya K-drama,K-pop,K-food, K-beauty. Apa yang membuat Hallyu bisa semeledak sekarang? Mungkin malah bisa saya katakan, menggeser popularitas budaya populer barat menuju ke budaya populer timur. Studi Kasus Bagaimana Hallyu bisa masuk ke diri seseorang bisa dilihat dari kisah berikut. ...

Resep Gampang Tuna Kimchi Jjigae

Tuna Kimchi Jjigae adalah salah satu dari sedikit makanan yang bisa saya masak. Waktu di Busan dulu, ini adalah makanan favorit saya di gosiwon. Kenapa? Karena di gosiwon, udah disediakan kimchi, nasi, dan bumbu dasar gratis. Otomatis saya cukup beli beberapa bahan aja di mart untuk melengkapi bahan-bahan yang diperlukan. Masaknya juga guampang bagi yang amatiran seperti saya. Dan rasanya udah dijamin ahjumma asli korea. Udah murah, gampang, enak lagi. Hahaha Penampakan Tuna Kimchi Jjigae Jadi ini bahan dan stepnya Bahan: 215 Gram Kimchi (Biasanya pake ommasson mat kimchi yang kecil, satu bungkus saya pake semua). Potong sekitar 2 cm 1 kaleng Tuna 1 tahu sutra. Potong kotak 600 ml air gochugaru atau korean hot pepper flakes secukupnya (Kalau gak punya bisa ganti bubuk cabe biasa atau boncabe) butter/mentega secukupnya garam secukupnya daun bawang secukupnya (untuk garnish) Langkah-langkah memasak Lelehkan butter di panci sampai meleleh Tumis tuna ke dalam panc...

Journaling - Ten Minutes to Reflect Your Day

"Manusia yang berkembang adalah manusia yang membuat dirinya hari ini harus lebih baik dari kemarin dan besok harus lebih baik dari hari ini"   Sering kan kita berpikir ngalor ngidul, terutama pas lagi nganggur atau bengong. "Hari ini seru banget, gara-gara ...","Andaikan di masa depan, aku bisa ...", "Aku kok ... ya hari ini", dan sebagainya. Apa yang terjadi setelah itu? Ya, hilang atau terlupakan karena disibukkan oleh aktivitas-aktivitas harian kita. Padahal pikiran-pikiran bisa jadi sumber ide ketika kita merasa suntuk atau nganggur. Jadi apa yang sebaiknya kita lakukan? membuat JURNAL atau catatan harian. Untuk saya, membuat jurnal awalnya tidak penting gara-gara merasa hari ini biasa-biasa saja. Tidak ada yang harus dicatat dan diabadikan. Tapi semua itu berubah ketika negara api menyerang, eh maksudnya ketika saya menemukan sebuah postingan dari pinterest( https://www.christiezimmer.com/printables/ ). Cukup sempatkan waktu paling t...

My Velvet K-Pop Playlist

Ceritanya hari ini ada 32th Golden Globe Award di Korea sana dan IU dapet Digital Daesang Award, dan berlanjut dengerin lagunya yang Through The Night. Adem hati ini. Untuk itu saya ingin mengeshare lagu KPOP favorit yang menenangkan hati atau bikin galau(?). Postingan singkat saja gak pake alasan. Keterangannya menunggu mood datang saja. Yang pengen keseluruhan lagu macam ini, bisa follow playlist spotify saya. IU - Through  The Night Lee Hi - Breathe Heize - You, Clouds, Rain BTOB - Missing You Zion T. - Yanghwa Bridge Taeyeon - 11:11 Red Velvet - Take It Slow Kyuhyun - A Million Pieces Wendy - Because I Love You IU - Autumn Morning BTS - Spring Day Jonghyun, Taeyeon - Lonely Roy Kim - Bom Bom Bom Epik High (Ft. Lee Hi) - Can You Hear My Heart Busker Busker - Cherry Blossom Ending Jeong Eunji - Hopefully Sky BONUS: Titanic - My Heart Will Go On (By...

Jepang, Finally... (Hari ke-2)

Lanjutan postingan yang sudah luamaaaaaa, yaitu solo traveling saya ke Jepang, tepatnya Kyoto(ft. Osaka) setahun yang lalu. Pengen ditulis aja, mumpung masih inget pengalaman-pengalamannya sebelum lupa. Arashiyama Destinasi pertama yang saya kunjungi ada Arashiyama yang terkenal dengan hutan bambunya. Kalau anda sering membaca manga atau menonton anime tema sekolah, biasanya tempat ini dijadikan salah satu destinasi wisata sekolah, contohnya Oregairu. *salah satu scene di Oregairu, backgroundnya bagus kan?* Saya berangkat menggunakan bus kota, menggunakan fasilitas tiket terusan seharian seharga 500 Yen. Tiket ini saya beli di vending machine depan Stasiun Kyoto. Perjalanan penggunaan bus adalah transportasi terhemat untuk jalan-jalan di Kyoto, menurut saya. Namun ada satu yang menantang dalam mengendarai ini, yaitu rute perjalanannya, mbulet. Jadi sebelum nyampek di Kyoto, usahakan sudah memahami peta dan sistem kerjanya. Untuk panduannya, bisa didownload di sini . ...

Babak Berikutnya Pun Telah Dimulai

Lima bulan sejak saya kembali ke Indonesia dari Busan, kini saya kembali merantau di Surabaya, untuk bekerja. Sudah sekitar satu bulan saya bekerja sebagai Database Administrator di PT. Collaborative Excellence. Memulai karir pekerjaan saya sesuai yang saya rencanakan, yaitu tidak di jakarta, berhubungan dengan otak-atik data, dan bukan dosen. Berdasarkan kriteria tersebut, sudah terlihat saya orangnya itu selektif. Sebenarnya dari dulu sih. Saya ngotot pengen masuk SMA 1 Malang gara-gara tim basketnya yang bagus. Saat itu tim ceweknya dengan skuad mbak ruby dkk bisa meraih runner up di DBL. Kemudian pemilihan jurusan kuliah juga pokoknya informatika, untung saya lebih fleksibel untuk kampusnya, tidak harus UGM.   Kembali ke kriteria-kriteria untuk pekerjaan saya, ada tiga poin. Pertama tidak di Jakarta, gara-gara kondisi Jakarta yang macet dan sumpek, tidak baik untuk kesehatan fisik dan mental. Alasan lainnya juga cari kerjaan yang deket rumah saja, biar serin...

Jepang, Finally...

Tiga tahun yang lalu, demi memenuhi kelengkapan data, untuk pertama kalinya saya mbolang sendirian ke luar kota. Kota tersebut adalah blitar. Tujuan saya adalah mengumpulkan data dan foto-foto di museum bung karno untuk PKM tim saya yaitu APIUS. Dari situ saya mulai merencanakan rute perjalanan, transportasi yang digunakan, dan lain-lain. Namanya juga pertama kali, saya pasti was-was. Sempat nyasar juga dan harus bertanya sana-sini saat berencana untuk pulang. Mbolang berikutnya adalah di Chengdu, China. Kalo dulu ke luar kota sendiri, ini ke luar negeri sendiri, kota yang baru saja didengar, dan tanpa kenalan di sana. Cerita lengkap bisa dilihat di sini dan sini. Dari situ saya belajar mengatur perjalanan, dari transportasi, penginapan, tempat tujuan, dan biaya yang dikeluarkan. Tepat di hari kemerdekaan tahun ini, alhamdulillah saya mbolang lagi, dan lagi-lagi sendirian, ke negara impian sejak kecil, yaitu Jepang. Tepatnya saya mbolang ke Kyoto dan Osaka. Banyak cerita yang ...